“Diskusi Publik” Pancasila sebagai Filsafat Hidup Bangsa Indonesia

Posted: Desember 18, 2014 in Intelegensia Muslim
Tag:

Bangsa Indonesia merupakan salah satu bangsa dari masyarakat internasional, memliki sejarah serta prinsip yang berbeda dalam hidupnya dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Tatkala bangsa Indonesia akan mencapai fase nasionalisme modern, diletakkanlah prinsip-prinsip dasar filsafat sebagai suatu asas dalam hidup berbangsa dan bernegara. Berdasarkan kenyataan sejarah, maka dapat disimpulkan bahwa pancasila sebagai pandangan hidup bangsa indonesia, merupakan kenyataan objektif yang hidup dan berkembang dalam masyarakat Indonesia. Secara ilmiah, disadari bahwa suatu masyarakat dan suatu bangsa harus sanantiasa memiliki pandangan hidup atau filsafat hidup masing-masing.

Dewasa ini, bangsa indonesia masuk dalam era reformasi serta menghadapi era globalisasi, sehingga tidak mengherankan jikalau menghadapi berbagai macam perubahan bahkan ancaman dalam berbagai aspek, baik sosial, politik, ekonomi, budaya bahkan pertahanan dan keamanan Negara. Dengan sendirinya reformasi itu untuk memperbaiki nasib bangsa bukan untuk menghancurkan bangsa.

Untuk itu perlu adanya strategi untuk menghadapi gelombang perubahan tersebut dan yang paling esensial adalah melalui revitalisasi ideologi bangsa dan negara yaitu pancasila. Akan tetapi pelaksanaanya tidak mungkin pada tataran normatif ideologis belaka, sebab jikalau demikian akan menjadi doktrin totaliter. Oleh karena itu salah satu strategi akurat adalah melalui peningkatan pengetahuan filsafat pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan sekaligus sebagai jati diri bangsa Indonesia. Aktualisasi filsafat pancasila ini dengan sendirinya dilakukan dalam tingkat pendidikan tinggi serta kalangan elit politik, negarawan, kalangan intelektual bahkan sangat penting sekali bagi mereka yang menamakan lembaga swadya masyarakat (LSM) agar memahami kelemahan dan kelebihan bangsa.[1]

Pandangan hidup dan filsafat hidup itu merupakan kristalisasi nilai-nilai yang diyakini kebenarannya oleh bangsa Indonesia yang menimbulkan tekad bagi dirinya untuk mewujudkannya dalam sikap tingkah laku dan perbuatannya. pandangan hidup dan filsafat hidup itu merupakan motor penggerak bagi tindakan dan perbuatan dalam mencapai tujuannya. Dari pandangan inilah maka dapat diketahui cita-cita yang ingin dicapai bangsa, gagasan-gagasan kejiwaan apakah yang hendak diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Bangsa-bangsa indonesia nilai-nilai pancasila itu telah tercermin dalam khasanah adat-istiadat, kebudayaan serta kehidupan keagamaannya.

Pancasila sebagai dasar filsafat negara indonesia mengandung konsekuensi setiap aspek penyelenggaraan negara dan semua sikap dan tingkah laku bangsa indonesia dalam bermasyarakat dan bernegara harus berdasarkan pada nilai-nilai pancasila. Sebagaimana telah dibahas dimuka bahwa nilai-nilai pancasila yang bersumber pada hakekat pancasila adalah bersifat abstrak umum universal, tetap dan tidak berubah. Nilai-nilai tersebut perlu dijabarkan lebih lanjut menjadi norma-norma kenegaraan maupun norma-norma moral yang harus dilaksanakan dan diaktualisasikan oleh setiap warga negara indonesia.[2]

Senin, 02 Juni 2014, Oleh bidang PTK-P (2013-2014).Gambar

[1]Kaelan, “Filsafat Pancasila, Pandangan Hidup Bangsa Indonesia”, (Yogyakarta: PARADIGMA 2002), Hal. 01

[2]Kaelan, “Filsafat Pancasila, Pandangan Hidup Bangsa Indonesia”, (Yogyakarta: PARADIGMA 2002), Hal. 240

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s