Daya Tonjok Mahasiswa

Posted: Maret 24, 2016 in Intelegensia Muslim, Kemahasiswaan

20150814_222603Kondisi hukum di Indonesia di ibaratkan seperti pedang tajam ke bawah dan tumpuk ke atas. Inilah bukti bahwa pemimpin bangsa Indonesia yang tak amanah dalam menjalankan kewajibannya serta kebijakan-kebijakan pemerintah yang merugikan di kalangan masyarakat menengah. Selain itu semakin meningginya saham-saham asing yang di tanam di Indonesia berdampak pada melemahnya ekonomi masyarakat kecil di Indonesia. Ini juga berdampak pada meningkatnya penduduk miskin di Indonesia. Sensus data penduduk miskin di Indonesia berdasarkan Badan Pusat Statistik     yang diambil pada bulan Maret 2015 mencapai 11, 22% meningkat 0,86% dari tahun sebelumnya. Bila itu terus menerus terjadi di Indonesia makan kriminalitas di Indonesia akan meningkat tajam.

Permasalahan-permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini mengharuskan kita lebih peka terdapat kondisi bangsa yang makin ambruk dan memberikan solusi terhadap permasalah tersebut. Ini menjadi salah satu tugas yang perlu benar-benar di emban sebagai mahasiswa. Disinilah peran dan fungsi mahasiswa sebagai kaum intelektual dalam penyeimbang antara masyarakat dan pemerintah agar kebijakan-kebijakan yang diambil tidak merugikan bangsa Indonesia.

Dalam pengembangan perannya, dilihat dalam tatanan Universitas, mahasiswa menempati posisi strategis sebagai kaum elit di jurusan yang telah di pilih. Pengembangan potensi masing-masing pribadi mahasiswa dapat dilakukan dengan kegiatan- kegiatan reflektif dengan kajian intensif untuk menambah wacana keilmuan. Selanjutnya melakukan tindakan yang efektif berupa aksi untuk menghimpun masyarakat dalam bentuk aliansi- aliansi memperjuangkan hak kaum yang tertindas. Inilah salah satu bentuk hegemoni intelektual seorang mahasiswa dalam pengawalan kebijakan pemerintah agar keputusannya tidak menyengsarakan rakyat. Daya tonjok psikologis atau psychologycal striking force akan memberikan pengaruh terhadap keberlangsungan bangsa dalam pembangunan nasional.

Dari daya tonjok psikologis mahasiswa yang kuat akan terbentuk karakter intelektual yang memiliki kepribadian tinggi, semangat nasionalisme, berjiwa saing, mampu memahami pengetahuan dan teknologi agar terlibat aktif dalam dunia pembangunan nasional. Inilah pentingnya pengawalan isu sebagai mahasiswa yang berhegemoni intelektual demi keberlangsungan harkat dan bangsa Indonesia di kancah pertarungan dunia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s